Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Mei 2017

Ngobrol kemanusiaan bareng ACT


Setelah sekian lama ngga posting, karena memang sok sibuk. Akhirnya... Blog yang sudah penuh sarang laba-laba ini bisa posting juga. Dan... Pada kesempatan kali in,i aku ingin membahas suatu topik yang menurutku sih serius. Tentang kemanusiaan. Hmmm... berat parah. Seorang toiletman, yang sudah lama ngga kecium baunya, eh tiba-tiba nongol ngomongin kemanusiaan. Hahaha. Ya, memang kesannya agak kurang pantas dengan ‘pencitraan’ yang selama ini dibuat. Tapi karena menurutku ini penting, jadi memang harus di posting. Tentu aku juga ngga lupa ke toilet dulu sebelum posting tulisan ini, jadi ya.... santai saja gaes!. Toilet is love! Toilet is life!

Topik tentang kemanusiaan ini, merupakan salah satu hasil dari menghadiri sebuah acara sih sebenarnya. Jadi, ceritanya Plat-M mendapatkan undangan dari ACT (Aksi Cepat Tanggap) untuk ngobrol bareng tentang kemanusiaan. Dan alhamdulillah karena lagi free, *dan aslinya emang kebanyakan free LOL*, jadi bisa hadir untuk ikut ngobrol bareng. Walaupun, aslinya lebih banyak dengerin dari pada ikut ngobrol sih. Tapi dari acara ini, alhamdulillah (lagi) aku juga mendapatkan wawasan lebih perihal kemanusiaan, berikut gerakan kemanusiaannya, penanggulangannya, serta apa yang sudah dilakukan lembaga-lembaga yang ternyata ada di Indonesia, kepada masalah kemanusiaan di dunia.

Jujur, aku baru ‘ngeh’ juga kalau ada lembaga seperti ACT ini, yang bahkan sudah melakukan gerakan kemanusiaan mulai dari 12 tahun yang lalu, dan aku baru tau sekarang :3. Dan baru beberapa hari yang lalu (29/4/2017) sebelum postingan ini terbit, ACT baru saja memberangkatkan kapal ke somalia, dengan muatan 1000 ton beras untuk membantu kelaparan disana. Wow! Entah aku yang emang kudetnya kebangetan terlalu sibuk dengan nontonin naik turun chellenge, entahlah ya. Tapi men! Hal ini tentu pastinya lebih BOOM! dari pada toilet yang ber-AC dengan sofa sebagai tempat duduknya. Maka dari itu aku merasa memiliki secuil kewajiban untuk membuat postingan ini. Menuliskan apa yang aku dengarkan tentang obrolan kemanusiaan bareng ACT hari itu.


Mengangkat tema "Greatness Start From Humanity", yang bahkan untuk orang 'awam perihal kemanusiaan' sepertiku, sudah bisa mengerti seperti apa obrolan yang akan dibahas kali ini. "Perasaan paling hebat yang dimiliki oleh manusia ialah perasaan perihal kemanusiaan". Itulah kata-kata dari Presiden ACT Ahyudin yang aku catat sebagai pembukaan acara hari ini. Sama seperti analogi apabila kita ingin di bantu orang lain, maka kita harus mulai membantu orang lain. Apabila kita ingin bahagia, maka jangan lupa untuk membahagiakan orang lain. Dan hal yang akan membuat kita benar-benar menjadi manusia, adalah rasa kemanusiaan kita.

*manggut-manggut*

Masih banyak program-program yang akan dilanjutkan oleh ACT. Salah satunya ialah target pengiriman beras sebanyak 28000 ton untuk membatu bencana kelaparan di afrika. Mustahil kah? Aku juga berfikir demikian. Namun tahukah anda, ternyata 1000 ton yang beberapa hari yang lalu di berangkatkan, hanya membutuhkan waktu 3 minggu pengumpulan donasi. Hal itu pun, belum dibantu dengan gencarnya aliran informasi melalui social media. Orang-orang kudet sepertiku ini belum tau, padahal aku ya buka socmed tiap hari. Duh...

Ada sebuah fakta yang dibuka pada forum, yaitu bahwa yang melakukan donasi kebanyakan adalah orang2 yang bisa di bilang golongan menengah kebawah. Uang 5ribu, 8ribu, beras sekilo, semuanya dikumpulkan. Hingga akhirnya terkumpul 1000 ton beras. Dari sekepal demi sekepal, hingga menjadi sekapal. 

But wait! Kenapa kok jauh-jauh ke Somalia? Bukannya di Indonesia juga masih banyak yang kelaparan? Masih banyak yang membutuhkan bantuan?

Ya, pertanyaan seperti itu juga sempat di lontarkan ke dalam forum pada hari itu. Di Indonesia memang masih ada yang kekurangan. Mungkin juga masih ada membutuhkan bantuan. Tapi apakah mereka sampai benar-benar mengalami gizi buruk seperti di Somalia sana? Mengalami kelaparan berkepanjangan seperti di Afrika sana? Bagaimana jika negara yang bahkan masih kekurangan seperti Indonesia malah adalah negara yang lebih dulu bergerak dibangding yang lain?

Karena alasan itu pula lah, ACT mengumpulkan beras sebagai barang yang dikirimkan. Karena seberapa susahnya orang Indonesia, mereka pasti masih punya beras. Belum tentu semua orang mau berbagi uang, karen belum tentu pula semua orang punya uang. Tapi beras? Semua rumah pasti punya beras. Kira-kira begitulah jawaban yang diberikan dan berhasil aku tangkap sebelum pergi ke toilet untuk kesekian kalinya karena ACnya dingin.

Masih banyak sebenarnya hal yang ingin aku sampaikan terkait ACT. Apalagi tentang program-programnya. Nah, karena saking banyaknya dan malah nantinya dikira hoax karena infonya datang dari seorang toiletman yang sok tau ini, mending langsung stalking ke websitenya ACT deh ya... Haha.

Aksi Cepat Tanggap (ACT)
Share:

Rabu, 18 Maret 2015

Ketika Sampai di Ujung Jenuh(!)


Entah semua orang pernah mengalami hal seperti ini atau mungkin cuman aku aja... tapi yang jelas, beberapa hari belakangan aku bener-bener berkutat di masa itu. Masa dimana aku jenuh saat hendak  mau pun ketika melakukan sesuatu tersebut. Bahkan pernah rasa jenuh itu datang saat aku selesai melakukannya.

Untuk menjelaskannya dalam kata-katapun aku bingung apa yang harus aku tulis untuk mengungkapkan kejenuhan tersebut. Intinya, ketika jenuh itu datang semua hal yang kulakukan... terasa biasa saja dan hambar.

Sebelum nulis ini, aku sempet merenung sejenak. Aku mikir... semua hal yang aku lakukan udah terencana, udah diatur dan bahkan selalu bergentayangan di pikiranku. Ngerjain tugas, ngisi blog, perencanaan kegiatan-kegiatan yang akan aku lakukan. Semuanya ada dan lengkap. Namun, hanya sedikit bahkan hampir gak ada yang terwujud.

Aku diem... dan jenuh itu datang. Semacam ada asap hitam yang datang dipikiranku dan itu adalah rasa malas yang benar-benar sangat jelas terasa! Sangat jelas bahkan sampai membesitkan sebuah pemikiran “ahsudahlah biarkan!”

Jujur, tiba-tiba aja aku jadi teringat sama temen-temenku. Apa yang mereka lakukan, kesibukan-kesibukan yang mereka lakukan dan mereka share di media sosial, pencapaian mereka. Lalu aku melihat diri sendiri dan hatiku berkata...

“apasih yang aku capai?”

“apasih yang bisa aku lakukan?”

“Bisa nggak aku seperti mereka? Atau bahkan lebih?”

“Apa aku gak malu? cuman bisa liat-liat doank dan ngasih like + emoticon senyuman sama mereka”

“Wake up man! Try to destroy your self with be your self!”

MALAS! ~

Ya rasa malas inilah yang selama ini menggerogotiku. Dan seketika itu aku pun tersadar bahwa sekecil apapun rasa malas yang hinggap dipikiran kita... hilangkan itu secepatnya! Dan lakukan sesuatu!

Sebenarnya hal inilah yang paling sering aku biarkan, bahkan aku nikmatin rasa malas itu dengan hal-hal santai seperti misal nonton film atau nge-game. Aku tau itu salah dan bukan pada tempatnya. Tapi aku tetap melakukannya dengan harapan rasa malas itu terpuaskan dan aku kembali bersemangat. Namun nyatanya rasa malas tadi yang hanya ‘malas’ berubah menjadi ‘malas-malasan’.

Lawan rasa malas! Lawan rasa malas! Lawan rasa malas!

Bukan hanya ‘merenungkan’ dan ‘merencanakan’ tapi juga ‘lakukan’!. Dan ketika rasa malas itu datang sibuk kan dengan melakukan sesuatu... ngelap motor lah, ngelap jendela lah, atau kalau jendelanya udah bersih, elap aja jendela tetangga... terserah! Yang penting sibukkan diri dengan hal-hal kecil dan positif! Minimal bikin keringat keluar lah.

Start do it with your self!

Berjuang dan berusahalah sampai kau merobek-robek dirimu sendiri lalu bersatu dan hancurkan lagi! Sampai kau benar-benar tau apa alasan dirimu diciptakan!
Share:

Minggu, 23 November 2014

Barisan Mimpi di Selembar Kertas


Tulis mimpimu dan wujudkanlah. Semenjak aku resmi menjadi mahasiswa dan sering ikut seminar, aku jadi tak asing lagi mendengar kata-kata “tulislah 100 hal yang ingin kamu capai” atau “tulislah rencanamu 5 tahun ke depan”, “tulislah nimer Hpku di Hpmu... iya... kamu...” *yang terakhir #abaikan*. Awalnya sih aku kayak acuh tak acuh gitu... ah gak usahlah... ah biarlah... ah inilah itulah...

Tapi setelah aku pergi ke klinik nyungsang-nyunglet #ehsalah :D

Tapi pada sore yang tenang dan sepi itu... aku coba mengambil selembar kertas di toko sebelah rumah *yah nyolong donk :P* tapi gak jadi, karena keburu ketauan -,-. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil kertas di bukuku dan mulai menuliskan satu per-satu mimpi yang ada di kepala hingga tanpa sadar sudah mencapai puluhan baris. Walaupun sebenarnya waktu itu aku emang lagi garing banget dan kurang kerjaan sih. Tapi seru juga lho ternyata...

*om Tuk yang ngesselin mulai beraksi*

Ah yang berenang Din? Prasaan tiap hari lu emang kekurangan kerjaan... kan jomblo :P

*Aku noleh dengan tampang super cool*

Hahahahh jomblo yang penting ada kamu aku gak bakal kesepian kok om Tuk *kedipin mata*

*Om Tuk dengan mukanya yang mulai ngesselin juga*

Hih! Najis tralala helloohh!!! Sorry yey eke gak level sama yey bokk... Hih!

*Aku*

Nah kan... ketauan sekarang siapa yang pindah haluan :P yukk capcus cyinn...

#ebuset -,- malah ikut-ikutan... oke skip!

Aku menulis dan terus menulis. Memang kelihatannya kurang kerjaan banget, tapi entah kenapa setiap aku nulis mimpiku di kertas itu, aku merasa punya keyakinan lebih bahwa suatu saat mimpi itu akan menjadi kenyataan J. Dari mimpi yang keren, mimpi yang *hampir* keren, mimpi yang ngacok, bahkan mimpi yang mungkin jika orang lain membacanya akan terkesan le’bay hahaha. Tapi siapa peduli? Aku terus menulis sampai aku bener-bener gak tau lagi apa yang mau aku tulis.

Meskipun gak sampai 100 biji kayak yang di seminar itu, selama aku masih bisa menghirup segala macam bau-bau dengan bebas, mimpiku pasti akan terus bertambah dan tak akan pernah berhenti. So guys, bermimpilah... selagi bermimpi itu masih #GRATIS :D

Wassalam...


Share:

Kamis, 02 Mei 2013

Hidup Dengan Berfikir Global


Globalisasi sekarang sudah tidak daapt dibendung lagi, perkembangannya yang cepat dan tidak mengenal batas ruang dan waktu membuat semua negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk semakin maju dan terus maju menjadi yang terdepan. Tak terkecuali negara kita tercinta Indonesia yang juga terus berkembang untuk mengikuti perkembangan globalisasi. Walaupun jujur perkembangan Indonesia memang kurang cepat.

Kesadaran dari setiap warga negara yang masih tergolong minim inilah salah satu penyebabnya. Masih banyak dari para generasi-generasi penerus bangsa yang masih bersikap apatis dan tidak mau ribet (serba instan). Kebanyakan mereka hanya mementingkan diri sendiri dan juga sulit untuk diajak kerja sama.

Disinilah kesadaran diri kita diperlukan untuk berfikir secara global. Berfikir cermat dan juga luas serta terus menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya. Sebagai penerus bangsa tentunya berfikir global sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan bangsa kita untuk terus berkembang dan menjadi negara maju. Kita bisa memulai berfikir global terutama dari diri sendiri, barulah kita salurkan ke orang lain. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita menyampaikan pikiran kita kepada orang lain dimana setiap orang tentu memiliki pola pikir yang berbeda. Usahakan supaya kita tidak membuat hal yang kita sampaikan ini menjadi salah arah. Itu karena hal ini bersangkutan dengan dunia global yang apabila dijelaskan secara detail dapat membuat jari kriting, alias tidak akan pernah ada habisnya.

Untuk semua itu saya sebagai salah satu dari generasi penerus bangsa, mengharapakan untuk kita mulai berfikir luas, jangan pernah takut akan sebuah tantangan selama tantangan itu bersifat positif, terus gali pengetahuan selama kita hidup. Karena kita hidup di dunia hanya satu kali, nikmati hidup ini dan gunakan untuk membanggakan Indonesia kita tercinta ini. Seperti kata-kata yang saya ingat dan terus saya pegang, kata-kata yang ada di stiker sabuk saya saat ini…

“High Life, just piace no more”

Wassalam...
FOLLOW ME: @eobbher
Share:

Kamis, 25 April 2013

GOMBAL MANIA | Kata-Kata Gombal ter-Ampuh

Sebenarnya, postingan ini udah pernah gue update di blog pertama gue, tapi berhubung blog pertama gue sudah di delete dan tak bisa ditemukan lagi meskipun di recycle maka dari itu, gue update lagi di blog gue yang gokil ini. Entah bisa boooming seperti di blog gue yang pertama atau nggak, itu kan masalah belakangan, dan yang paling penting kita bisa berbagi bersama :D

dari pada kelamaan langsung silahkan di cek:

“Cintaku padamu itu ibaratkan angka 8, meskipun berkelok-kelok dan berliku namun tak pernah putus…” 

“Bagaikan jarum jam yang terus berputar mencari angka 13, begitulah aku saat kau taak lagi disampingku”

“Jika hatiku ini adalah gembok, maka cintamu adalah kuncinya, dan hanya cintamulah yang bisa menbuka hatiku ini”

“Kalo aku mau daftar ke pesbuk, aku harus buat email dulu. Tapi kalo aku mau daftar buat jadi pengisi hatimu aku harus buat kamu percaya kalo cintaku padamu ini benar-benar tulus dari hati”

“Kalo disuruh menjadi bagian tubuhmu, maka aku ingin menjadi pipimu, yang akan selalu menerima semua air matamu dalam sedih, ataupun senang”

“Kalo kamu itu diibaratkan Raja dalam bidak catur, maka aku akan menjadi perdana menterinya yang selalu berdiri disampingmu dan melindungimu dengan seluruh jiwa & ragaku”

Cowok : “neng bisa gak nyiptain bentuk angka selain 0, 1, 2, … s/d 9 ?”
Cewek : “MUSTAHIL itu bang…”
Cowok : “nah begitulah sulitnya aku ngelupain kamu neng”
Cewek : “Ah si abang bisa aja…”

Cowok : “sayang nanti kalo aku lagi ngobrol sama kamu trus aku tiba-tiba diem, kamu tepuk pundaku ya..”
Cewek : “emang kenapa sayang?”
Cowok : “itu berarti aku sudah terbuai dalam lingkup suasana cintamu…”

Cowok : “bapak kamu itu seorang satpam ya ?”
Cewek : “iya koq tau?”
Cowok : “karna kalo aku deket kamu hatiku jadi aman dan tentram”

Cowok : “besok jalan ke mall yuk… tapi kamu pakek batik ya…”
Cewek : “ayuk… tapi kenapa harus pake batik?”
Cowok : “yah biar semua orang tau aja kalo di dunia ini ada Bidadari yang pakai batik”

Cowok : “kamu pernah dapet juara ?”
Cewek : “seumur idup blum pernah :’(”
Cowok : “gapapa… kamu udah dapet juara koq dalam liga perebutan cintaku”
Cewek : “ih bisa deh kamu…”

Cowok : “beb kamu tau nggak nama anaknya supir pribadi presiden AS Obama?”
Cewek : “gak tau beb… emang siapa?”
Cowok : “gak penting sih beb… asal kamu tau aja kalo aku sayang banget ma kamu”
Cewek : “ah kamu gombal deh beb…”


Okelah gue kira udah cukup tuh buat ancang-ancang mengakhiri masa jomblo lo pada… hehe… silahkan dicoba, dan semoga sukses :D ya… meskipun gak di coba lgue harap bisa sedikit member inspirasi aja… dan yang lebih penting sebenernya soal Gombal-gombalan itu cuman buat pemanis aja dalam hubungan kita, semuanya itu berasal dari hati, jika kita memberikan sedikit saja perasaan dalam setiap perkataan maupun perlakuan kita… maka hasilnya akan lebih terasa… berbeda… indah… dan sebagainya #mendadakPUITIS :D

Jangan lupa tinggalkan komen yaaaa :D trims keep Positive Blogging!
FOLLOW ME: @eobbher

Share:

Rabu, 17 April 2013

Judul Film Horor Indonesia Paling Kontroversial


Boomingnya genre film Horor di Indonesia pada abad ini memang membuat beberapa rumah produksi perfileman di Indonesia mengerahkan segala imajinasi dan kemampuan otak mereka untuk berlomba-lomba menarik perhatian masyarakat. Bahkan saking dari kreatifnya judul-judul yang mereka angkat sering kali menghilangkan suasana horor yang ada pada film tersebut.

Parahnya lagi film horor sekarang ini, lebih menampilkan sisi fulgar dari para pemainnya yang memang memiliki kelebihan dalam pose dan porsi body. Jadi tak usah heran dan guling-guling sambil harlem shake kalau masyarakat pergi nonton film horor bukan untuk merasakan sensasi tema horornya, tapi “yang lain” :D

Berikut judul-judul film horor yang patut dipertanyakan:

Arwah Goyang Karawang


Ini maksudnya film horor atau film dangdut koplo sih? Kok pakek ada goyangnya segala? Arwahnya sih udah serem. Emang kalo arwah sambil goyang itu bisa bikin tambah serem yah? Malah asekkk jadinya kan .. apalagi goyangnya goyang itik -_-

Kuntilanak Kesurupan



Judul ini sebenernya termasuk tata bahasa indonesia yang tinggi, atau emang pengarangnya yang rada mabok yah? Disaat seperti apa kuntilanak bisa kesurupan? #bengong gitu? Masak iya setan kesurupan setan? #aneh…

Mr. Bean Kesurupan Depe



Nah ini lagi… seremnya dari sisi mana gue gak faham nih… #mediasi dulu…

Pocong Ngesot



Ampun deh, #tobat setau gue yah mulai dari dulu gue pertama kali kenalan ama pocong “si Mumun” itu, kayaknya loncat-loncat deh. Oh gue tau nih, mungkin ini pocong hasil kawin silang sama suster ngesot kali yah? #LOL

Tali Pocong Perawan



Satu pertanyaan besar, kenapa masih harus ada embel-embel “perawan”. Kenapa gak Tali Pocong Janda, ato yang lebih horny dikit lah Tali Pocong Tante Girang… wahahhaha

Pocong Mandi Goyang Pinggul



Ini kesannya bukan serem malahan kan? Gue jadi pengen liat gimana #asoyy-nya pocong kalo lagi Goyang pinggul. Gue pastiin nabung dulu deh, buat uang saweran… hehehehe

Suster Keramas 2



Entah ditinjau darimananya kalo ngliat suster keramas itu bikin kesan horor? Secara naluri cowok normal, kalo ngliat suster(cewek) lagi keramas malah… #argghh #cakar #cakar tembok jadinya…

Pocong vs Kuntilanak


Ini filmnya kayak turnamen pertarungan antar hantu gituh yah? Bener gak sih?

Bukan Pocong Biasa



Maksudnya apaan nih? Pocongnya bisa nyanyi sambil joget gangnam style gituh? Kayak BBB gituh?

Pocong Keliling




Aduh capek deh… kenapa gak sekalian sambil jual bakso tuh pocong, kan enak dapet untung banyak :D

Yah sudahlah… semua itukan karya orang yang patut kita hormati dan hargailah… tapi alangkah baiknya apabila kita menciptakan sesuatu yang lebih bisa menunjukkan sisi seni dari suatu film dan pastinya tetap menjaga moral bangsa kita yang terkenal dengan tatakrama dan kesopanannya :D

Terima kasih semuanya “Just For Fun :D”
FOLLOW ME: @eobbher
Share:

Efek Samping GALAU


“Galau” kata yang satu ini sudah pasti tak asing lagi ditelinga kita, yang kanan maupun yang kiri, yang tua maupun yang muda, pasti sudah tau dan hafal dengan kata ini. Tapi tahukah anda semuanya bahwa bukan hanya obat sakit kepala atau obat cacingan yang memiliki efek samping. Ternyata setelah gue pelajari dan fahami secara logika yang gue punya, Galau juga memiliki efek samping.

Tapi sebelum kita membahas efek samping dari galau ada baiknya kalau kita mengetahui apa sih pengertian dari galau itu sendiri. Galau merupakan saat dimana perasaan, jiwa, dan emosi kita menjadi tidak stabil dikarenakan suatu keadaan/permasalahan yang sulit untuk kita terima oleh diri dan jiwa kita. Itu tadi versi gue, kalau mau tau versi yang lain silahkan cari sendiri di Om Google ya… :D

Secara pengalaman pribadi gue, intinya Galau bisa datang saat kita sedang menunggu kepastian atau saat diri kita belum merasa benar-benar siap akan suatu kenyataan tadi. Dan itu harus gue akui memang memiliki peranan hebat pada mood dan juga selera kita. Semuanya pokoknya jadi serasa kurang enak dikerjakan gitu…

Okelah… penjelasan tentang Galau sudah gue uraikan secara fulgar banget tuh, dan dari semua itu akhirnya gue bisa menarik dan menyeret sebuah kesimpulan tentang efek samping Galau dan Alhamdulillah… semuanya itu adalah efek yang negatif.

Berikut efek samping PALING BAHAYA dari Galau menurut GUE:

Galau itu bisa bikin cepet *MATI*

Seperti yang sudah gue tekankan bahkan sampai gue tekan pake mesin staples press tuh, bahwa memang Galau sangat mempengaruhi mood dan selera kita terhadap apapun. Terutama pada selera makan kita. Dan itu sudah terbukti setelah gue sedikit interview sama temen-temen gue yang juga sering nge-galau. Nah, kalau kita jadi gak selera makan otomatis asupan energi untuk tubuh kita kan berkurang dan itu dapat membuat tubuh kita lemas dan cepat #kurus. Punya niatan diet dengan nge-galau? Supaya cepat kurus? Bisa sih… tapi lebih baik jangan deh, karena sebenarnya tekanan yang paling berat dari galau adalah pada jiwa dan hati kita. Dan itulah faktor yang paling cepat kurus. GAK SEHAT!

Nah trus, badan kita sudah kekurangan energi otomatis gizi kita juga berkurang dan bisa bikin kita jadi kekurangan gizi. Dan kalau ceritanya sudah kekurangan gizi kita bisa cepet *umroh* alias DEAD!

Serem juga kan kalau kita kebanyakan nge-galau. Hahahhahaha :D tapi itu hanya opini gue aja, tapi sepertinya kemungkinan terjadinya memang ada dan sudah banyak terjadi kan? Galau berkepanjangan kayak musim kering… trus akhirnya bunuh diri. Yah sia-sia kan akhirnya hidup kita yang sekejap ini.

Galau yang diperbolehkan menurut gue itu ya cuman satu. Yaitu nge-galau saat kita berhadapan dengan Sang Pencipta Allah s.w.t mengingat semua kesalahan dosa dan kekurangan kita. Saat itulah paling pas kita nge-Galau…

Gue ada saran nih supaya kita terhindar dari rasa “Galau”. Saran gue cuman satu dan dijamin pasti berhasil. “Dekatkanlah dirimu kepada Allah, dan jangan sekali-kali engkau melupakan-Nya”. Saya Choirul Anam Nasrudin dan anda semua ada di “Putih Hitam” #eh…

Hehehehehe :D Just For Fun
FOLLOW ME: @eobbher
Share: