Jumat, 09 Maret 2018

Lapis Kukus Pahlawan Varian Terang Bulan - Roti Kukus, Tapi kok Terang Bulan?


Sudah 8 bulan++ ternyata blog terkeceh versi majalah mewarnai anak TK ini tidak update, gaes! Ada yang kangen ngga ya kira-kira?... Haha *ngga ada*. Yasudah deh. *hiks*

Tapi seandainya memang ada nih, ya fans *kok ngarep bang :v*. Penantian panjang kalian akan berakhir hari ini kok. Karena pada kesempatan kali ini, aku akan membagikan sebuah pengalaman ‘pertama kali’-ku untuk yang kesekian kalinya. Ya, masih tetep agak norak sih sebenarnya, tapi ya namanya juga pengalaman pertama, selalu kek ada manis-manisnya gitu. Sayang kalau ngga dibagikan.

Bagi yang baru jadi fans blog ini ya, sebelumnya aku sudah pernah menulis pengalaman pertama kali nyobain naik pisang nggambang, pertama kali ke gili genting, serta pertama kali nonton bioskop 3D. Nah kemarin, aku juga punya pengalaman pertama kali yang baru. Yaitu pertama kali makan roti lapis kukus, rasa terang bulan.

Hmmmmmm.... 

Tunggu tunggu. Roti kukus rasa terang bulan? Itu sebenarnya roti kukus apa terang bulan? Itu makanan kan? Bukan peranakan hasil perkawinan silang ya kan? Atau jangan-jangan, si terang bulan ini pelakor roti kukus? Atau...

OKE STOP! SSSStttttt! Ssssssssstttt!

Santai ya. Sebelum mulai membahas pelakor... Eh, roti kukus rasa terang bulan ini, kalian sudah pernah makan roti kukus belum? Roti lembut dengan tekstur dan rasa nikmat ini banyak disukai oleh kebanyakan orang lho. Termasuk aku pribadi.

Buat kalian yang berdomisili di Surabaya, atau mungkin pernah maen sedikit ke Surabaya, pasti tau donk oleh-oleh khas Lapis Kukus Pahlawan Surabaya yang terkenal banget itu. Kalau masih belum tau, kalian harus berhenti ngaku-ngaku orang surabaya deh ya. Mending itu KTP gadaikan aja ke warteg terdekat. Mayan dapet nasi bungkus sayur lodeh ikan pindang *pengalaman*. Aku aja yang tiap ke Surabaya update status karena saking jarangnya tau kok, masak warganya sendiri ngga tau.

Pengalaman pertamaku kali ini tepatnya terjadi pada hari minggu kemarin (04/03). Aku memiliki kesempatan hadir ke acara grand launching varian baru dari Lapis Kukus Pahlawan, yang bertajuk #EkstrapHora2018 di Tugu Pahlawan. Bagi yang ngga tau apa itu acara launching karena follower IGnya masih 900an nih ya #uhhuk, acara launching itu sama kayak acara peluncuran pertama sebuah produk. Dalam kasus kali ini, produk yang akan di launching ialah varian baru lapis kukus rasa terang bulan tersebut.

Pagi itu, aku berangkat dari rumah ketika matahari masih malu-malu untuk menampakkan dirinya. Sama kayak aku kalo ketemu kamu di deket toilet kemaren. Malu aku. Resletingku kebuka ternyata. #okeskip!. Ku pacu motorku Menembus dinginnya pagi kota Surabaya dengan panduan maps di genggaman tangan. Ya, selain pertama kali mau makan roti kukus yang legitnya ampun-ampunan itu, aku juga baru pertama kali berkunjung ke Tugu Pahlawan seumur hidup. HAHA. NORAK BGT LU!

BODO AMAT YANG PENTING MAKAN ROTI ENAK! HAHAHA!
Setelah mengalami sedikit ketersesatan dan beberapa putar balik, padahal ya udah pake maps bahahaha, akhirnya aku sampai di Tugu Pahlawan disambut dengan senam zumba yang sedang berlangsung. Senam zumba ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang ada di #ExtrapHora2018 hari itu. Selain senam bareng, ada pula lomba fotografi, lomba vidgram, serta lomba platting. Bagi yang belum tau platting nih ya, catet wahai follower IGnya yang beli, platting itu semacam lomba menghias makanan di atas piring, dengan cara mencorat-coret *menceorat-coret gak tuh, wkwk* pake saos atau permen yang dibentuk sedemikian rupa. Kurang lebih seperti itulah ya pengertiannya. Maklum, toiletman mana tau begituan.

Sekian lama menanti, akhirnya saat-saat yang ditunggu pun tiba. Yaitu launching varian terbaru dari Lapis Kukus Pahlawan, rasa terang bulan. Awalnya, aku juga agak bingung sih, roti kukus tapi kok ya rasa terang bulan. Apa si roti kukus ini sudah tidak percaya diri lagi dengan dirinya? Sehingga dengan begitu mudahnya membuang jati dirinya sebagai roti dan menamai dirinya sendiri sebagai terang bulan. Atau memang pelakor... Ngga tau juga lah.

Namun yang pasti, semua anggapan tak masuk akal tersebut seakan terpatahkan ketika aku mencicipi varian lapis kukus terang bulan ini.


Secara penampilan, lapisan roti kukus varian terang bulan ini terdiri dari 3 lapis. Yaitu roti cokelat dibagian bawah, kemudian ada roti kukus rasa terang bulan pada bagian tengah, dan bagian paling atas yaitu topping kacang dan krim lezat. Namun ketika digigit secara bersamaan, sebenarnya ada lapisan tak kasat mata yang tersembunyi. Yaitu krim cokelat dan keju diantara lapisan roti cokelat dan roti terang bulan. Sebagai penggemar berat cokelat, aku benar-benar sangat meyukai paduan coklat, kacang, dan krim yang ada pada varian ini. Semua rasanya menyatu andra & the backbone. Sempurna. Kemudian ditambah lagi kelembutan tekstur roti yang serasa lumer ketika dikunyah di mulut.


Secara keseluruhan rasa varian terang bulan ini enak banget. Meskipun buatku pribadi rasanya terlalu penuh dan padat sehingga tidak bisa dimakan dalam porsi banyak sekaligus. Oleh karena itu, varian ini cocok bila dijadikan camilan ngumpul bareng teman, karena bila mereka memiliki selera sama sepertiku, mereka ngga bakalan ambil banyak-banyak. Bisa hemat kita. Hahaha.

Nah, buat yang belum nyobain varian baru terang bulan ini, tenang aja, sekarang sudah bisa dibeli di toko-toko terdekat kok. Atau mungkin mau dijadikan sebagai pengganti terang bulan buat ngapel ke rumah pacar. Calon mertua juga bosen keles kalo dibawain terang bulan terus. Kreatif lah! Haha!

Selamat mencoba! Gaes!

Wassalam!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar